Mahasiswa Unsoed Ciptakan Pendeteksi Lilin pada Gorengan dengan Smartphone

Meningkatnya kegemaran masyarakat akan gorengan menyebabkan persaingan antar pedagang semakin ketat.Ketatnya persaingan ini terkadang membuat gorengan tidak habis terjual. Tentu hal ini dapat merugikan pedagang gorengan, sehingga banyak pedagang mencari cara agar gorengannya tetap renyah dan enak walaupun disimpan berhari-hari. Salah satunya dengan menambahkan lilin pada minyak panas yang digunakan untuk menggoreng. Oleh karena itu, mahasiswa dan mahasiswi Universitas Jenderal Soerdiman membuat ‘SMARTWAX ANALYSIS’. Smartwax analysis ini merupakan reagen pendeteksi kandungan lilin dalam gorengan menggunakan Smartphone. Mereka adalah Yulia mahasiswi Farmasi 2014, Kiki Faysh Fauzy mahasiswi Farmasi 2013, Fira Nurul Awanda mahasiswi Kimia 2013, dan Abdillah Hanif Al-Faruqi mahasiswa Farmasi 2015 dengan dibimbing olehsalah satu dosen di bidang kimia farmasi, Hendri Wasito, M. sc., Apt.

Proses deteksi menggunakan Smartwax analysis dilakukan dengan cara melarutkan gorengan dengan pelarut yang telah disediakan dalam box Smartwax analysis kemudian ditetesi reagen yang telah disediakan, perubahan warna yang terjadi di foto menggunakan aplikasi pada smartphone sehingga dapat diketahui kadar lilin yang terdapat dalam gorengan. Dari puluhan ribu usulan dari berbagai universitas di Indonesia. Akhirnya PKM Penelitian ini berhasil lolos pendanaan DIKTI tahun 2017.

berita selengkapnya …

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Partner links