7 March 2018

Kurikulum Program Studi Sarjana Farmasi (S1)

KURIKULUM S1 FARMASI TAHUN 2016

 

Untuk menghasilkan lulusan sarjana farmasi dengan kompetensi sesuai tujuan pendidikan yang telah dirumuskan maka disusun kurikulum dengan muatan sebanyak 145 SKS yang terdiri dari muatan wajib pendidikan sarjana, muatan kurikulum inti dan muatan kurikulum lokal. Kurikulum Jurusan Farmasi Unsoed didasarkan pada Perpres No.8 tahun 2012 tentang KKNI dan Permenristekdikti No.44 tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

 

Smester Kode MK Nama Mata Kuliah Bobot sks  
 
I UNO1001 Pancasila 2 – 0  
  Pendidikan Agama : 2 – 0  
UNO1002 Pendidikan Agama Islam  
UNO1003 Pendidikan Agama Katholik  
UNO1004 Agama Kristen Protestan  
UNO1005 Agama Budha  
UNO1006 Agama Hindu  
FAM161103 Matematika Dasar 1 – 0  
FAM161104 Fisika Dasar 1 – 0  
FAM161105 Kimia Farmasi Dasar 2 – 1  
FAM161106 Kimia Organik I 2 – 0  
FAM161107 Botani Farmasi 2 – 1  
FAM161108 Anatomi & Fisiologi Manusia 2 – 1  
FAM161109 Farmasetika I 2 – 1  
II UNO1008 Jatidiri Unsoed 2 – 0  
FAM161202 Pengantar Komunikasi Farmasi 1 – 0  
FAM162203 Kimia Organik II 2 – 1  
FAM161204 Mikrobiologi 2 – 1  
FAM161205 Parasitologi 2 – 0  
FAM161206 Patologi 2 – 0  
FAM162207 Farmakologi Dasar 2 – 1  
FAM162208 Farmasetika II 2 – 1  
III UNO1010 Bahasa Indonesia 2 – 0  
FAM162302 Kimia Analisis 2 – 1  
FAM163303 Biokimia 2 – 1  
FAM161304 Biologi Molekuler 2 – 0  
FAM162305 Farmakognosi 2 – 1  
FAM163306 Toksikologi 2 – 0  
FAM163307 Farmakologi Klinik 2 – 0  
FAM163308 Farmakokinetika Dasar 2 – 1  
IV FAM161401 Bahasa Inggris 1 – 0  
FAM163402 Kimia Analisis Instrumen 2 – 1  
FAM163403 Kimia Medisinal 2 – 0  
FAM163404 Fitokimia 2 – 1  
FAM163405 Farmakologi Molekuler 2 – 0  
FAM164406 Farmakokinetika Klinik 2 – 0  
FAM162407 Farmasi Fisika 2 – 1  
FAM162408 Sediaan Farmasi Steril 2 – 1  
FAM163409 Teknologi Sediaan Farmasi I 2 – 0  
V UNO1007 Kewarganegaraan 2 – 0  
FAM162502 Statistik Farmasi 2 – 0  
FAM162503 Bioteknologi Farmasi 2 – 0  
FAM161504 Imunologi 2 – 0  
FAM164505 Farmakoterapi I 2 – 1  
FAM163506 Biofarmasetika 2 – 1  
FAM163507 Stabilitas Obat 2 – 0  
FAM164508 Teknologi Sediaan Farmasi II 2 – 1  
VI FAM163601 Metodologi Penelitian 2 – 0  
FAM164602 Analisis Farmasi 2 – 1  
FAM163603 Fitoterapi 2 – 0  
FAM164604 Farmakoterapi II 2 – 1  
FAM164605 Sistem Penghantaran Obat 2 – 0  
FAM165606 Konseling Farmasi 2 – 1  
FAM163608 Farmakoepidemiologi 2 – 0  
FAM1647**P MK Pilihan I 2 – 0  
VII FAM162701 PerUU dan Etika Farmasi 2 – 0  
FAM161702 Kewirausahaan 1 – 1  
FAM164703 Farmakoterapi III 2 – 1  
FAM166704 Layanan Kefarmasian 2 – 1  
FAM165705 Farmakoekonomi 2 – 0  
FAM165706 Farmasi Industri 2 – 0  
FAM163707 Farmasi Sosial 2 – 0  
FAM1647**P MK Pilihan II 2 – 0  
VIII UNO4009 Kuliah Kerja Nyata 0 – 3  
FAM165801 Praktek Belajar Lapangan 0 – 2  
FAM164802 Skripsi 0 – 4  
Jumlah 145

 

(111-34)

 

PEMBELAJARAN MAHASISWA DI LUAR KELAS

Praktek Belajar Lapangan (PBL)

Praktek Belajar Lapangan (PBL) adalah salah satu mata kuliah yang pembelajarannya dilaksanakan di luar kelas. PBL merupakan proses belajar untuk mendapatkan pengalaman sejak dini (earlier exposure) mengenai praktek kefarmasian. Mata kuliah ini bertujuan untuk membekali mahasiswa di tingkat sarjana, agar siap menjadi tenaga teknis di apotek maupun ketika menjalani Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) di tingkat profesi.
Praktek Belajar Lapangan mempunyai bobot 2 SKS dilaksanakan di apotek sebagai tempat praktek apoteker. PBL di apotek ditekankan pada aspek pendirian dan manajerial apotek serta pelayanan farmasi klinis sesuai standar pelayanan kefarmasian di apotek.
Kegiatan PBL dilaksanakan selama 3 minggu di apotek. PBL dilaksanakan oleh mahasiswa apabila telah menempuh 100 SKS dengan IPK minimal 2,00. Aturan pelaksanaan PBL lebih lanjut diatur dalam Buku Pedoman PBL.

Kuliah Kerja Nyata (KKN)

1. Pelaksanaan KKN diatur oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jenderal Soedirman
2. Mata Kuliah Kuliah Kerja Nyata (KKN) mempunyai bobot 3 SKS.
3. Untuk mengikuti KKN harus sudah mengikuti pembekalan KKN, mahasiswa boleh mengikuti pembekalan KKN jika telah memperoleh 100 SKS dengan IPK ≥ 2,00
4. Seorang mahasiswa dapat mengikuti KKN jika telah memperoleh 100 SKS dengan IPK ≥ 2,00
5. Seorang mahasiswa dinyatakan lulus KKN apabila memperoleh nilai sekurang-kurangnya C.
  • Partner links